SEJARAH SINGKAT PENDIRIAN

 PAUD TERPADU AHASANUTTAQWIM



    Dusun Nepen yang berada dalam wilayah Desa Gunungpring, penduduknya berjumlah 2000 orang. Di wilayah ini teerdapat skitar 200 anak usia dini. Dengan jumlah anak usia dini yang tidak sedikit tersebut, pengurus Muslimat NU kelompok Nepen merasa prihatin karena belum dapat memberikan layanan pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang tidak hanya mengasah otak anak tapai juga mengasah hati/budi pekerti anak sangatlah di dambakan.

    Pendidikan anak usia dini adalah pendidikan dasar yang sangat dibutuhkan bagi setiap anak. Hali ini dikarenakan pada usia ini (golden Age) otak anak sangat berkembang pesat. Kesalahan dalam mendidik pada usia dini akan sangat fatal bagi perkembangan kecrdasan anak di masa depat. Kecerdasan Intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) haruslah di asah secara integral. Integrasi (keterpaduan) dalam Pendidikan Anak Usia Dini akan melahirkan gnerasi yang cerdas dalam keilmuan, cerdas dalam hubungan sosial, cerdas dalam ahlak baik kepada sesama maupun kepada Tuhannya.

    Setelah mengadakan survey kepada warga Muslimat NU Nepen, pengurus Muslimat NU mendapatkan kesimpulan sebagai berikut :

  1. Warga Muslimat NU Nepen mendambakan PAUD yang bermutu
  2. Warga Muslimat NU Nepen menginginkan lokasi PAUD yang tidak jauh dari rumah tinggalnya
  3. Warga Muslimat Nu Nepen siap merencanakan berdirinya PAUD

    Dengan alasan tersebut di atas, maka pengurus Kelompok Muslimat NU Nepen mengadakan koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai visi dan misi bersama untuk mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Ahsanuttaqwim di Nepen Gunungpring Muntilan

0 Komentar